Batu alam dinding banyak dipilih karena mampu menghadirkan kesan natural sekaligus meningkatkan nilai estetika bangunan. Namun di balik tampilannya yang elegan, pemasangan batu alam membutuhkan teknik dan material yang tepat. Kesalahan kecil pada proses aplikasi sering kali menyebabkan batu mudah lepas, permukaan tidak rata, hingga muncul retakan dalam jangka panjang.
Agar hasil pasang batu alam dinding benar-benar kokoh dan tahan lama, berikut panduan praktis yang bisa dijadikan acuan, baik untuk proyek hunian maupun komersial.
Baca juga: 5 Penyebab Lantai Granit Lepas dan Cara Mengatasinya
Mengapa Pasang Batu Alam Dinding Perlu Perekat Khusus?
Berbeda dengan keramik biasa, batu alam memiliki bobot lebih berat dan karakter permukaan yang tidak selalu seragam. Jika masih menggunakan campuran semen–pasir konvensional, risiko kegagalan pemasangan cenderung lebih tinggi karena:
- Daya rekat tidak konsisten
- Sulit mengontrol ketebalan adukan
- Tidak mampu mengimbangi muai-susut substrat
- Proses kerja lebih kotor dan memakan waktu
Di sinilah peran mortar instan modern menjadi penting. Untuk kebutuhan pasang batu alam dinding, Mortar Utama menghadirkan MU-400 GranitFix LowDust yang diformulasikan khusus dengan daya rekat tinggi, open time panjang, serta fitur anti-sagging sehingga aplikasi di bidang vertikal menjadi lebih stabil.
7 Cara Pasang Batu Alam Dinding agar Tidak Mudah Lepas
1. Pastikan Substrat Bersih, Stabil, dan Rata
Langkah awal yang sering disepelekan adalah persiapan permukaan. Substrat harus bebas debu, minyak, dan kotoran, serta memiliki kerataan yang baik. Permukaan yang tidak rata akan meningkatkan konsumsi mortar sekaligus menurunkan kualitas rekat.
MU-400 GranitFix LowDust dapat diaplikasikan pada berbagai substrat, seperti:
- Bata ringan dan bata merah
- Permukaan plester, screed, dan beton
Bahkan, produk ini bisa langsung diaplikasikan di atas beton tanpa perlu proses chipping, sehingga pekerjaan lebih efisien.
2. Tentukan Area Aplikasi Sejak Awal
Sebelum mulai memasang, pastikan kamu sudah menyesuaikan ukuran batu alam dengan area aplikasi:
- Dinding interior: maksimal 60 cm pada sisi terpanjang
- Dinding eksterior: maksimal 80 cm pada sisi terpanjang
- Cocok juga untuk lantai dan area kamar mandi
Perencanaan ukuran ini membantu memastikan daya rekat tetap optimal dan mengurangi risiko batu terangkat di kemudian hari.
3. Gunakan Takaran Air yang Tepat Saat Pengadukan
Untuk hasil terbaik, ikuti standar pengadukan MU-400 GranitFix LowDust:
- Tuangkan 5,5–6,0 liter air untuk setiap sak 25 kg
- Masukkan mortar ke dalam wadah berisi air
- Aduk hingga adukan homogen
Konsistensi adukan yang tepat akan memudahkan aplikasi sekaligus menjaga performa daya rekat.
4. Aplikasikan Mortar dengan Roskam Bergigi
Guratkan perekat menggunakan roskam bergigi agar lapisan mortar merata dan membentuk alur. Ketebalan perekat yang dianjurkan berkisar 2–10 mm, tergantung ukuran batu dan kerataan substrat.
Untuk batu alam atau granite tile berukuran besar (di atas 60 × 60 cm), metode double buttering sangat direkomendasikan, yaitu mengoleskan mortar pada substrat sekaligus pada bagian belakang batu.
5. Manfaatkan Fitur Anti-Sagging untuk Aplikasi Dinding
Salah satu tantangan utama pasang batu alam dinding adalah risiko material melorot sebelum mortar mengikat sempurna. MU-400 GranitFix LowDust dilengkapi fitur anti-sagging yang membantu batu tetap berada di posisi semula, sehingga hasil pemasangan lebih presisi dan rapi.
6. Perhatikan Open Time agar Pemasangan Lebih Terkontrol
Open time yang cukup panjang memberi fleksibilitas saat menata batu alam, terutama pada area luas atau detail tertentu. Dengan waktu kerja yang lebih lega, proses penyelarasan dapat dilakukan tanpa terburu-buru, sekaligus meminimalkan kesalahan posisi.
7. Pilih Mortar dengan Daya Rekat Tinggi dan Tahan Muai-Susut
Perubahan suhu dan kelembapan dapat memicu pergerakan substrat. Jika perekat tidak mampu mengimbanginya, batu alam berpotensi terangkat atau terlepas.
MU-400 GranitFix LowDust dirancang untuk menahan muai-susut substrat dengan baik, memiliki daya rekat tinggi, serta membantu mencegah lepasnya pasangan batu maupun keramik dalam jangka panjang.
Keunggulan MU-400 GranitFix LowDust untuk Pasang Batu Alam Dinding
Sebagai bagian dari solusi Mortar Utama, MU-400 GranitFix LowDust menawarkan berbagai kelebihan untuk pekerjaan batu alam:
- Minim debu saat penuangan dan pengadukan
- Mudah diaplikasikan dengan daya rekat tinggi
- Membantu mencegah pasangan terangkat
- Bisa langsung diaplikasikan di atas beton
- Tahan terhadap muai-susut substrat
- Open time panjang untuk proses kerja lebih nyaman
- Fitur anti-sagging khusus aplikasi dinding
Kombinasi ini menjadikannya pilihan ideal untuk proyek interior maupun eksterior.
Baca juga: 9 Tips Pasang Granit di Atas Keramik yang Tahan Lama, Aman & Estetik
Temukan Pilihan Mortar Untuk Kebutuhanmu Di Mortar Utama
Keberhasilan pasang batu alam dinding tidak hanya ditentukan oleh keterampilan tukang, tetapi juga oleh kualitas perekat yang digunakan. Dengan persiapan substrat yang benar, metode aplikasi yang tepat, serta penggunaan mortar instan berkinerja tinggi, hasil pemasangan dapat lebih kuat, rapi, dan tahan lama.
Jika kamu sedang mencari solusi perekat yang praktis dan andal, pertimbangkan menggunakan mortar untuk pasang batu alam dari Mortar Utama, khususnya MU-400 GranitFix LowDust, untuk mendukung kualitas pemasangan batu alam pada dinding proyek kamu.
Temukan berbagai macam kebutuhan mortar untuk pembangunan kamu di Mortar Utama.